Sub-Menu

Online

My Time

Tampilkan postingan dengan label Permainan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Permainan. Tampilkan semua postingan

23 Maret, 2011

Beberapa Cheat Game di Windows

1. Solitaire
http://hermawayne.blogspot.com
Mendraw 1 kartu pada mode "draw three"
Dalam Solitaire, jika kita mendraw kartu pada mode "draw three", kita akan mendraw 3 kartu. Kita bisa mengakalinya dengan menekan tombol Ctrl, Shift, dan Alt (disebut Ctrl + Shift + Alt) lalu klik kartu untuk draw. Maka kita mendraw 1 kartu, bukan 3. Tapi daripada susah-susah, kita bisa mengubah mode draw menjadi "draw one" di game > options.

Instant win
Benar-benar nyerah?? tekanlah Alt + Shift + 2 di game. maka anda langsung memenangi game!

2. Freecell
http://hermawayne.blogspot.com
Hidden Game Modes
tekan F3 lalu ok, kemudian masukkan angka "-1" atau "-2" untuk mengaktifkan hidden game mode.

Instant win
Menang instan lagi nih. tekan Shift + Ctrl + F10 lalu klik Abort. Selamat!! anda memenangkan game ini!

3. Minesweeper
http://hermawayne.blogspot.com
Membuka rahasia kotak
Minimize atau close semua aplikasi selain game ini, sehingga layar desktop terlihat. Lalu, ketik x-y-z-z-y sembari menahan Shift pada game. kembali tahan shift sedetik. Kemudian perhatikan pada ujung kiri atas pada layar desktop, akan ada sebuah titik putih yang kecil tampak. Lalu jika kita mengarahkan panah/arrow pada sebuah kotak (bukan diklik) perhatikanlah titik itu. Jika kotak aman/berisi angka, titik putih tetap ada, dan jika kotak berisi bom, titik akan menghilang. Ingat, titik ini sangat kecil sehingga mata perlu jeli untuk mencarinya. Selain itu, gunakanlah wallpaper hitam agar titik mudah terlihat.

Menghentikan waktu
Ketika bermain, tekan Windows key + D untuk menampilkan desktop. kemudian buka kembali game lewat taskbar dan bersenang-senanglah dengan waktu terhenti.

4. Hearts
http://hermawayne.blogspot.com
Melihat kartu lawan
Ikutin langkah-langkah berikut:
-Jangan dulu buka Hearts
-Buka "Start", dan klik "Run"
-Ketik "regedit", lalu klik "OK"
-Buka folder "HKEY_CURRENT_USER"
-Buka folder "Software"
-Buka folder "Microsoft"
-Buka folder "Windows"
-Buka folder "CurrentVersion"
-Buka folder "Applets"
-Buka folder "Hearts"
Singkatnya, HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Applets\Hearts
k. Klik kanan di sembarang tempat di folder Hearts, klik "New", dan klik "String Value", maka akan muncul file baru dengan nama "New Value #1"
-Rename file itu dengan nama "ZB", lalu klik dua kali, masukkan angka "42", dan klik "OK"
-Buka game Hearts, lalu tekan Ctrl + Shift + Alt + F12, maka semua kartu lawanmu akan terbuka, sehingga bermain pun lebih gampang.

5. Pinball
http://hermawayne.blogspot.com
Extra Balls
Ketik "1max" ketika bola baru untuk mendapatkan extra ball.

Gravity Well
Ketik "gmax" saat bola baru, lalu bola seolah-olah terbang/tidak bisa turun, namun pada akhirnya kembali ke mode normal.

Instant Promotion
ketik "rmax" saat new game untuk naik rank.

Unlimited Balls
Ketik "bmax" saat bola baru. Lalu, jika bola keluar, maka secara otomatis bola baru akan muncul dari wormhole secara tak terbatas. Saat mode ini diaktifkan, cheat lain tidak bisa diaktifkan.

Test Mode
Saat new game, ketik "hidden test", lalu:
-Klik kanan pada bola, lalu drag (menahan dengan klik kiri) bola, maka gerakan bola ada di tanganmu. Tinggal drag bola kemanapun kau mau.
-Ketik "H", maka kau mendapatkan skor satu juta (1.000.000) secara instan.
-Ketik "M" untuk melihat memori.
-Ketik "R" untuk meningkatkan rank.
-Ketik "Y" untuk mengubah frame game.

09 November, 2010

10 Game Yang Paling Banyak Dibajak Tahun 2008

1. Spore (1.7 juta)

2. The Sims 2 (1.15 juta)

3. Assassin's Creed (1.07 juta)

4. Crysis (940,000)

5. Command & Conquer 3 (860,000)

6. Call Of Duty 4 (830,000)

7. GTA San Andreas (740,000)
8. Fallout 3 (645,000)

9. Far Cry 2 (585,000)


10. Pro Evolution Soccer 2009 (470,000)

07 November, 2010

Tutorial menyelesaikan Rubik’s Cube (3x3x3) part 1

Tutorial kali ini menerangkan cara untuk mengembalikan rubik’s cube 3x3x3 yang sudah teracak, kembali pada posisi semula tanpa menggunakan hal-hal yang berbau mystic hehehe….
Penerapan cara yang paling cepat dengan menggunakan Methode CFOP. Apa itu CFOP?
CFOP adalah singkatan dari Cross- F2L-OLL-PLL. Ada 4 tahap yang perlu dilalui untuk menyamakan keenam sisi Rubiks cube dari posisi yang paling acak sekalipun. Berikut ulasannya:
1. Cross : Hal pertama yang harus dilakukan untuk menyelesaikan Rubiks cube adalah membuat Cross. Cross adalah tanda silang ( atau tanda + ) pada salah satu sisi warna Rubiks cube. Cross yang benar bisa dilihat di gambar berikut:
Dari gambar Tersebut bisa kita lihat bahwa cross dibuat pada sisi putih. Dari gambar tersebut juga terlihat warna merah dan hijau (serta orange dan biru pada sisi sebaliknya) tergabung dengan center. Untuk membuat cross pada posisi cube teracak murni menggunakan logika dan latihan secara kontinyu. Pada awalnya seseorang pemula memerlukan waktu hingga 1 menit untuk membuat cross. Lambat laun proses ini bisa diturunkan hingga waktu idel 2-3 detik. Dalam membuat cross saya biasa menggunakan warna putih dan saya anjurkan untuk membuat cross di layer bawah. Mengapa? Karena hal ini akan mempercepat transisi ke tahap F2L(lebih lanjut tentang F2L pada bagian berikutnya).
Dalam speed solving di kompetisi, akan ada waktu inspeksi 15 detik (kurang) untuk melihat kondisi cube setelah di scramble, sebelum kita mulai solve.
Biasakan latihan dengan cara yang sama, ambil waktu untuk inspeksi, mungkin pada saat pertama kali belajar tidak usah dibatasi waktu, tapi selanjutnya secara perlahan coba dibatasi waktu inspeksinya sampai kurang dari 15 detik.
Gunakan waktu inspeksi untuk planning langkah2 yg diperlukan untuk membuat cross. Biasanya pada saat inspeksi, minimal saya bisa melihat bagaimana bisa memposisikan minimal 3 edge untuk membentuk cross. Tapi akan lebih baik bila kita bisa merencanakan kesuluruhan gerakan untuk membentuk cross waktu inspeksi, bahkan ada beberapa cuber yg mampu melihat pair F2L pertama dan membuat extended cross (cross+pair F2L).
Satu hal lagi yang penting, usahakan bahkan pastikan untuk selalu bisa membentuk cross dalam 8 langkah atau kurang!
2. F2L : merupakan singkatan dari First two Layer atau tahap dimana kita menyelesaikan 2 layer pertama. Dalam metode full friddrich kita membentuk pasangan lalu memasukkannya ke 4 slot yang tersedia untuk menyelesaikan layer 1 dan 2 sekaligus.
Tahap ini memerlukan latihan yang terus menerus. F2L tidak sulit untuk dipelajari, namun tingkat kesulitannya terletak pada bagaimana melakukannya secara cepat. F2L bisa ditekan hingga 8 detik rata rata untuk menyelesaikannya. Bagi yang masih kesulitan belajar F2L bisa menggunakan metode layer by layer untuk menyelesaikan tahap ini.Dalam membuat cross saya biasa menggunakan warna putih dan saya anjurkan untuk membuat cross di layer bawah. Mengapa? Karena hal ini akan mempercepat transisi ke tahap F2L(lebih lanjut tentang F2L pada bagian berikutnya).
Dalam speed solving di kompetisi, akan ada waktu inspeksi 15 detik (kurang) untuk melihat kondisi cube setelah di scramble, sebelum kita mulai solve.
Biasakan latihan dengan cara yang sama, ambil waktu untuk inspeksi, mungkin pada saat pertama kali belajar tidak usah dibatasi waktu, tapi selanjutnya secara perlahan coba dibatasi waktu inspeksinya sampai kurang dari 15 detik.
Gunakan waktu inspeksi untuk planning langkah2 yg diperlukan untuk membuat cross. Biasanya pada saat inspeksi, minimal saya bisa melihat bagaimana bisa memposisikan minimal 3 edge untuk membentuk cross. Tapi akan lebih baik bila kita bisa merencanakan kesuluruhan gerakan untuk membentuk cross waktu inspeksi, bahkan ada beberapa cuber yg mampu melihat pair F2L pertama dan membuat extended cross (cross+pair F2L).
Satu hal lagi yang penting, usahakan bahkan pastikan untuk selalu bisa membentuk cross dalam 8 langkah atau kurang!
3. OLL: merupakan singkatan dari ‘Orientating Last Layer’. Segera setelah layer 1 dan 2 selesai, akan terbentuk pola tertentu dan tujuan kita adalah menyamakan warna sehingga ‘top face’ akan memiliki warna yang sama (seringnya warna kuning, jika cross dilakukan pada warna putih dengan skema warna standar). Ada 57 kasus pada OLL yang menyebabkan kita perlu menghafal 57 alogaritma yang berbeda. Waktu eksekusi ideal untuk tahap ini adalah 2-3 detik.
Daftar OLL keseluruhan dapat dilihat pada halaman Berikut. Bagi mereka yang belum mampu menghafal 57 alogaritma sekaligus bisa melakukan OLL dalam 2 tahap (sebagai konsekuensinya waktu akan lebih lambat), yakni membetulkan seluruh edge dan disusul membetulkan seluruh corner. Hal ini dikenal sebagai 2 look OLL. Anda hanya perlu mempelajari 1-2 alogaritma untuk membetulkan orientasi edge dan 7 alogaritma untuk membetulkan orientasi corner. Bagi anda yang berpendapat menghafal 8-9 alogaritma masih terlalu berat, anda dapat melakukannya dalam tiga tahap. Anda hanya perlu menghafal 2 alogaritma. Hal ini disebut sebagai 3 look OLL dan dapat dilihat di halaman berikut.
4. PLL: Merupakan singkatan dari Permutation Last layer. Disini kita saling menukar posisi corner dan edge ke tempat semula. Ada 21 alogartma pada tahap ini yang secara ideal rata rata diseksekusi dalam 2-4 detik.
Bagi anda yang merasa kesulitan menghafal 21 alogaritma bisa melakukannya dalam 2 tahap (dikenal sebagai 2 look PLL) yaitu mengoreksi letak corner disusul edge. Untuk mempermudah proses belajar di tahap OLL dan PLL kita dapat memakai 2 look OLL dan 2 look PLL, atau dengan kata lain merubah dari yang seharusnya memakai satu algoritma – satu pengenalan/look menjadi memakai dua algoritma – dua pengenalan/look.
Cara ini secara signifikan mengurangi jumlah algoritma yang harus dihafalkan dari total 57+21= 78 Algoritma menjadi hanya sekitar 15 Algoritma, lumayan kan :)
Pada informasi diatas sebenarnya rubik’s cube dapat diselesaikan dengan mudah, tetapi kita perlu menghafal alogaritma yang akan diterangkan nanti sebelumnya kita harus memahami notasi gerak terlebih dahulu. Lebih lengkapnya kita lihat gambar dibawah ini:
Salah satu bakat mendasar yang bisa dimiliki oleh seorang speedcuber adalah bakat menghafal alogaritma. Jujur saja, bakat ini tidak saya miliki. Dalam satu hari saya hanya mampu menghafal 1-2 alogaritma, dan untuk membiasakannya dengan tangan butuh waktu berhari hari. Seberapa cepat seseorang mengalami kemajuan dalam speedcubing juga ditentukan oleh seberapa cepat ia mampu menghafal alogaritma baru. Secara konsep, metode friddich jelas lebih sederhana dari metode layer. Namun friddich dikatakan lebih sulit karena ada lebih dari seratus alogaritma yang perlu dihafal untuk benar benar menguasainya. Shotaro Makisumi dikenal selain tangannya yang cepat, juga kemampuannya menghafal alogaritma. Salam satu metode menghafalnya adalah dengan melafalkan alogaritma dengan sebelumnya mengubahnya menjadi semacam kata dalam bahasa jepang. Karena kita berada di Indonesia, sistem macky agak susah untuk secara mentah mentah kita adopsi, sehingga dalam tulisan kali ini, ada beberapa penyesuaian. Anda juga bisa memodifikasi metode konversi dibawah ini sehingga sesuai dengan selera anda.
Pada prinsipnya, tekhnik ini adalah merubah huruf dan simbol dengan susunan vokal yang bisa dilafalkan. Misal merubah notasi R menjadi Ra dan R’ menjadi Ri, L menjadi La dan L; menjadi Li, dan sebagainya.
Konversi tersebut pada prinsipnya menambah semua notasi standar dengan huruf a, menambah notasi counter clockwise dengan i, dan sebagainya. Khusus untuk notasi U, mengingat dengan aturan tersebut menjadi Ua dan Ui, maka untuk mempermudah dirubah menjadi wa dan wi. Dengan aturan tersebut, contoh yang bisa diambil adalah sebagai berikut:
Permutasi T = R U R’ U’ R’ F R2 U’ R’ U’ R U R’ F’ dirubah menjadi = Rawariwirifarowiriwirawarifi = Rawariwi Rifarowi Riwira Warifi
Contoh lain = R U’ R’ U R’2 y R U R’ U’ F’ d R’2 F R F’ =>> RawariรจRawiriwaroiyarawariwifideroifarafa waroiyarawa riwifi deroifarafa
Yakin, dengan pelafalan seperti itu, mengingat alogaritma menjadi agak tidak menyakitkan.
Setelah notasi gerak sudah bisa dipahami kita lanjut ke methode layer by layer,

03 November, 2010

5 Jurus Sederhana Main RUBIK 3x3x3 # 1

5 Jurus Sederhana main RUBIK 3x3x3




Sekedar refreshing. Akan kami tampilkan cara paling sederhana untuk menyelesaikan permainan rubik (rubic cube) 3x3x3. Masih banyak para pecinta rubik yang jauh lebih ahli, dan menyelesaikannya dalam waktu yang jauh lebih singkat. Namun ini lumayan untuk mengobati rasa penasaran bagi pembaca yang (mungkin) bertahun-tahun tanpa bisa menyelesaikan rubuk-nya.
Diperlukan 5 jurus dasar untuk berpibu dengan rubik,

Langkah Pertama sebagai latihan.  Anda harus dapat menyelesaikan satu sisi. Pilihlah satu layer untuk diselesaikan. Kemudian selesaikan satu demi satu secara berurutan. Gambar di bawah adalah contoh. Sisi warna HITAM dipilih, kemudian diselesaikan urut baris demi baris. Lihat urutan kondisi (1) s/d (4). Selesailah layer 1 (warna hitam).
Setelah selesai, balikkan rubik sehingga layer 1 (hitam, yg sudah beres) berada di sisi bawah. Lihat kondisi (5), sisi warna HITAM berada di layer paling bawah (layer 1). , sehingga tak tampak lagi warna hitam. Kondisi (5) adalah sama dengan (4), dengan rubik telah dibalik.

Untuk mempermudah pemahaman, lihat Gbr 1 di atas. Perhatikan istilah-istilah pada gambar. U (maksudnya Upper) adalah sisi atas. R (right) sisi kanan, L (left) sisi kiri, F (front) sisi depan, dan B (back) sisi belakang. Ini akan dipakai terus. Sebenarnya masih ada satu lagi, D (down) sisi bawah, namun tak dipakai dalam jurus-jurus kami nanti.
Pemutaran rubik juga mengacu pada kriteria ini. Putar kanan mengacu pada Gbr 1., artinya seandainya itu sekrup (atau paku ulir) diputar ke kanan dari sebuah sisi, maka sekrup (atau paku ulir) itu akan bergerak masuk ke dalam rubik. Putar kiri berarti berlawanan arah dengan putara di Gbr 1. Untuk lebih jelasnya, gerakan putar adalah sebagai berikut,
Ua – artinya U putar kanan (sisi atas putar kanan) 90 derajat
Ra – artinya R putar kanan (sisi kanan putar kanan) 90 derajat
Fa – artinya F putar kanan (sisi depan putar kanan) 90 derajat
La – artinya L putar kanan (sisi kiri putar kanan) 90 derajat
Ba – artinya B putar kanan (sisi belakang putar kanan) 90 derajat
Semua hal tersebut sesuai dengan Gbr 1. Adapun akhiran “i” menunjukkan putaran kiri(sebaliknya),
Ui – artinya U putar kiri (sisi atas putar kiri) 90 derajat
Ri – artinya R putar kiri(sisi kanan putar kiri) 90 derajat
Fi – artinya F putar kiri(sisi depan putar kiri) 90 derajat
Li – artinya L putar kiri(sisi kiri putar kiri) 90 derajat
Bi – artinya B putar kiri(sisi belakang putar kiri) 90 derajat
.
.
Jurus 1, menyelesaikan layer 2.
Untuk menyelesaikan layer 2, posisi awal harus dibuat seperti Gbr. 2 (a) atau (b). Jika sudah tercapai kondisi seperti Gbr 2 (a), lakukan gerakan jurus 1(a):
Ua Ra Ui Ri  -  Ui Fi Ua Fa
Jika kondisi seperti Gbr 2 (b), lakukan gerakan jurus 1(b):
Ui Fi Ua Fa – Ua Ra Ui Ri

.
Kondisi (5) adalah sama dengan (4), dengan rubik telah dibalik. Lihat (5) sesuai dengan yang dimaksud Gbr 2. (b).  Maka jurus 1(b) dilakukan. Ulangi jurus-jurus 1(a) dan 1(b) ini untuk biji-biji rubik yang lain. Jika kondisi tak ada seperti Gbr 2, misal posisi biji rubik sudah benar namun warna-nya terbalik, maka lakukan jurus 1(a) atau 1(b) untuk mengeluarkannya (menaikkan ke atas). Kemudian masukkan lagi ke posisi yang benar dengan jurus di atas yang sesuai.
(6) adalah kondisi setelah jurus-jurus di atas dilakukan sehingga layer 2 terselesaikan.

Selesai jurus 1.
Sekarang kita konsentrasi ke layer 3. Hanya layer 3, karena layer 1 dan 2 sudah terselesaikan. Konsentrasi ke layer 3 sebagaimana Gbr. 3.

.
.
Jurus 2,
Tujuan dilakukan jurus 2 adalah untuk mencapai kondisi bentuk “+” di layer 3 (Gbr.4). Jurus 2 adalah gerakan,
Ri Ui Fi – Ua Fa Ra

Lihat Gbr 5. Di sini kita tak mempedulikan biji-biji diagonal rubik. Konsentrasikan hanya pada biji-biji center (tengah). Jurus 2 ini akan menyebabkan posisi hijau dan biru naik, dan posisi merah tetap. Dan posisi biji-biji rubik bergeser sebagaimana terlihat pada gambar.

Sebagaimana pada contoh di bawah, sebelum membentuk “+”, pastikan ada satu warna kuning yang akan diletakkan di sisi B (lihat (7)). Jika belum ada satupun kuning di posisi tengah, lakukan jurus 2 satu kali, maka pasti ada kuning muncul di posisi tengah. Letakkan itu di sisi belakang dengan gerakan Ua atau Ua Ua atau Ui.
Jurus 2 masih terus dilakukan sambil meneliti dengan mengubah posisi rubik sehingga diperoleh warna-warna kuning yang membentuk huruf “L terbalik” sebagaimana (8). Bentuk “L terbalik” merupakan syarat untuk membentuk “+”. (Lihat Gbr. 5).
(9) adalah kondisi saat bentuk “+” telah tercapai. Saat ini kita tak mempedulikan biji-biji diagonal, dan hanya fokus pada biji-biji center/tengah.
Selesai jurus 2.

.
.
Jurus 3
Ra Ua Ri Ua  - Ra Ua Ua Ri
Tujuan jurus 3 adalah dari “+” (Gbr 6a) membentuk “ikan” (Gbr 6b), sampai akhirnya mengkuningkan sisi atas (Gbr 6c). Ini semua dilakukan hanya dengan jurus 3.
Perhatikan Gbr 7. Jurus ini akan menyebabkan posisi hijau, biru , dan  merah naik. (Dan posisi warna coklat tetap di atas). Dan posisi biji-biji rubik bergeser sebagaimana terlihat pada gambar. Sebenarnya kita boleh tak mempedulikan pergeseran biji, dan hanya peduli biji mana saja yang warnanya akan naik. Perhatikan pula, biji-biji tengah bentuk “+” tak berubah, tetap di atas.

Lakukan jurus ini terus menerus. Setiap kali, perhatikan posisi-posisi warna kuning dan perhitungkan dengan acuan Gbr 7. Ubah posisi rubik kalau perlu. Sekedar tips, untuk menuju bentuk “ikan” (menuju ke Gbr 6b), letakkan posisi kiri-depan (L-F) dengan biji bukan warna kuning, sambil berharap (memperhitungkan) akan muncul hanya satu warna kuning di antara tiga posisi diagonal yang lain. Jurus ini mungkin perlu dilakukan berkali-kali.
Setelah bentuk “ikan” diperoleh, letakkan warna kuning diagonal di pojok kiri-depan (L-F), Gbr 6b.  Jangan terkecoh .. kadang “ikan” yang diperoleh, bukan “ikan” yang dikehendaki (sebagaimana seperti pada Gbr 6b.). Maka sekali lagi, jurus ini mungkin perlu dilakukan berkali-kali.
Dalam contoh, (10) sampai (14) adalah urutan setelah jurus-jurus 3. Lihat .. (11) adalah sama dengan (10) dengan seluruh rubik diputar kanan. Ketika mendapatkan “ikan”, warna kuning pada diagonal digeser ke pojok kiri-depan (L-F) terlebih dahulu, baru melakukan jurus 3. Lihat .. (13) = (12) diputar kiri.
(14) kondisi setelah warna kuning berada di atas semua, tanpa peduli urutannya.
Selesai jurus 3.

.

.
Jurus 4.
Jurus 4 ini akan mengubah posisi diagonal biji rubik tanpa mengubah warna. Gerakannya adalah
Ri Fa Ri  -  Ba Ba Ra  -  Fi Ri Ba  -  Ba Ra Ra
Maka posisi biji yang berubah terlihat pada Gbr. 8 (atau Gbr. 9). Jika anda telah mencapai (14), kuning berada di atas semua, periksa dan sesuaikan posisi biji diagonal. Jika tak ada yang bersesuai, pilih salah satu diagonal untuk disesuaikan. Letakkan di pojok kiri-depan (LF), sebagaimana Gbr 8. Lakukan jurus 4, maka akan ada 2 pojok diagonal yang sesuai. Periksa dengan Ua atau Ua Ua atau Ui.
Jika telah ada dua pojok diagonal yang sesuai, letakkan ke dua pojok diagonal itu di sisi belakang (lihat Gbr 9). Lakukan jurus 4. Maka sekarang ke empat pojok diagonal telah bersesuaian.

.

.
(15) adalah (14) dengan Ua atau Ua Ua atau Ui.  Kelihatan ada dua pojok bersesuaian. Lakukan Ua Ua, maka ke dua pojok itu berpindah ke sisi belakang (B), (16). Dengan sekali jurus 4, maka ke empat pojok telah bersesuaian. (18) adalah (17) dengan Ua atau Ua Ua atau Ui.
Selesai jurus 4.

.
Jurus 5.
Jurus 5 ini akan mengubah posisi center/tengah biji rubik tanpa mengubah warna dan posisi biji  diagonal. Gerakannya adalah
Fa Fa  -  Ua La Ri   –   Fa Fa    -   Li Ra Ua    -   Fa Fa
Maka posisi biji yang berubah terlihat pada Gbr. 8 (aduh salah nomor gambar, pokoknya gambar kuning bawah yaach).
Jika belum ada sisi yang warnanya sama semua, maka perlu jurus 5 berulang-ulang. Periksa setelahnya dengan Ua atau Ua Ua atau Ui. Jika ada satu sisi yang telah selesai (satu garis warnanya sama, maka letakkan di sisi belakang (B). Lakukan jurus 5 ini sampai semua sisi bersesuaian.

.
Dalam contoh terlihat dari (17) setelah diperiksa ada satu sisi yang telah selesai (18). Letakkan di sisi belakang (B)… (19). Lakukan jurus 5 ini sampai semua sisi bersesuaian (20).

.
TAMAT.
.
Semoga manfaat.