Sub-Menu

Online

My Time

Tampilkan postingan dengan label Monster. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Monster. Tampilkan semua postingan

04 November, 2010

Flatwoods Monster : Makhluk aneh dari Braxton

Sebuah foto terbaru yang diambil dari kamera pengawas hutan memperlihatkan adanya satu makhluk di sebuah hutan di wilayah Virginia, Amerika Serikat. Mungkinkah makhluk yang ada di foto itu adalah "Flatwoods Monster" yang pertama kali terlihat pada tahun 1952 ?
Virginia adalah sebuah wilayah dimana penampakan makhluk misterius sering dilaporkan. Mulai dari Mothman, Burung halilintar, Bigfoot, makhluk aneh tidak dikenal hingga UFO. Suatu hari, seorang bernama Frederick B Gerwig mengirim foto ini ke Cryptomundo.com beserta sebuah surat. Foto ini segera beredar luas di internet dan memicu perdebatan yang panjang.


"Ini adalah sebuah foto yang didapat ayahku dari sebuah kamera pengawas hutan yang dipasang sekitar Juli 2005. Kami tidak yakin dengan apa yang terlihat di foto tersebut, namun tampaknya tidak seperti manusia sama sekali. Mungkin saja makhluk itu adalah seorang pemburu atau yang lain. Namun ayahku telah memasang sebuah tanda larangan masuk ke wilayah hutan lindung itu yang berjarak sekitar 400 yard dari Braxton County, West Virginia sehingga tidak mungkin seorang pemburu masuk ke wilayah itu. Proporsi tubuh makhluk itu begitu aneh apabila dibandingkan dengan manusia. Mungkin juga ini adalah sebuah tipuan cahaya. Tentu saja kami juga begitu ingin tahu apa sebenarnya yang terlihat di foto tersebut."


Kamera yang digunakan adalah sebuah kamera murah untuk mencegah pencurian oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Mr Gerwig telah mengirim foto tersebut ke berbagai peneliti untuk dimintai pendapat.

perlu diketahui bahwa Braxton County, Virginia barat adalah lokasi laporan tentang penampakan makhluk yang dijuluki Braxton County Monster alias Flatwoods Monster alias Green Monster.

Ceritanya bermula pada tanggal 12 September 1952 pukul 7.15 malam, dua orang kakak beradik bernama Edward dan Fred May beserta seorang teman yang bernama Tommy Hyer (masing-masing berumur 13,12 dan 10 tahun) menyaksikan adanya sebuah obyek terang melintasi langit. Obyek itu kemudian mendarat di tanah milik seorang petani bernama G Bailey Fisher. Mereka segera melaporkan penampakan itu kepada orang tua mereka yang segera mengorganisir sekelompok orang untuk menyelidiki lebih lanjut.

Setelah mereka tiba di tanah pertanian itu, mereka melihat sebuah obyek seperti bola api raksasa setinggi 1,5 meter. Ketika mereka mengarahkan senter mereka, mereka melihat satu makhluk aneh yang mengeluarkan bunyi nyaring dan berisik. Makhluk itu meluncur ke arah mereka namun kemudian berubah arah dan menghilang. Kelompok itu berlarian pulang dengan ketakutan. Setelah hari itu, masih terdapat beberapa laporan yang diterima oleh sheriff dari masyarakat yang mengaku bertemu dengan makhluk yang serupa.


Setelah penampakan itu, wilayah itu dipenuhi oleh bau hangus selama berhari-hari. Namun jejak makhluk tersebut tidak pernah terlihat lagi. Kejadian selanjutnya yang lebih aneh adalah semua orang yang menjumpai makhluk tersebut menjadi sakit dengan gejala radang tenggorokan, iritasi kulit dan muntah-muntah. Para dokter menyebutkan bahwa gejala tersebut sama dengan gejala orang yang keracunan gas.


Apakah makhluk dalam foto tersebut Monster Flatwoods ? Tentu saja rupa makhluk dalam foto itu sangat berbeda dengan Ilustrasi dari para saksi yang menjumpai Flatwoods Monster, jadi mungkin saja makhluk tersebut adalah makhluk yang lain. Namun apabila kita mengesampingkan teori tersebut, saya mempunyai sebuah teori lain. Coba Lihat tanah di sekitar pohon di foto tersebut. tanah itu menunjukkan adanya daun-daun berwarna merah. Ada kemungkinan bahwa sehelai daun berwarna merah jatuh dari pohon dan terfoto oleh kamera. Dengan pencahayaan yang kebetulan cukup, maka terciptalah gambar Braxton Beast.
Tapi tentu saja yang saya ungkapkan adalah sebuah teori. Masih ada kemungkinan lain....yaitu gambar diatas adalah benar-benar Monster dari Braxton yang legendaris.

Penampakan Naga diatas langit Himalaya

Pada tanggal 22 Juni 2004, seorang fotogtafer amatir sedang mengadakan perjalanan menuju wilayah Amdo di tibet untuk menghadiri perayaan pembukaan jalur kereta api Qinghai-Xizang. Kemudian, Setelah menghadiri acara tersebut, ia naik pesawat pulang dari Lhasa. Ketika pesawat itu melintasi pegunungan Himalaya, ia mengambil kamera dan memotret langit Himalaya yang indah. Tanpa disadarinya, fotonya menangkap dua objek berbentuk naga didalamnya. Ia menyebut objek itu "Naga Tibet".

Apabila kita melihat foto tersebut, kita dapat melihat dua objek yang berbentuk badan ular dan tertutupi oleh sisik. Walaupun foto itu tidak menangkap objek tersebut secara lengkap, namun cukup untuk menduga bahwa dua objek tersebut adalah citra dari dua ekor naga raksasa yang sedang terbang diatas langit diantara awan-awan. Foto ini kemudian diposting di forum-forum berita di internet seperti Baidu.com dan Epochtimes.com, dua diantara media terkemuka di Cina. Dan seperti sudah diduga, foto ini menimbulkan banyak diskusi dan perdebatan di dunia maya. Seorang pria berkomentar,"Tidak heran, Cina adalah tanah air dari naga ! Alam sungguh-sungguh misterius."
Dalam kebudayaan Cina, Naga adalah makhluk misterius yang diakui turun-temurun sebagai simbol bangsa Cina. Dalam catatan-catatan dinasti kuno Cina, naga dikatakan sering muncul ketika terjadi pergantian dinasti-dinasti di bumi. Apakah makhluk ini benar-benar ada, masih belum ada yang bisa menjawabnya. Namun dalam catatan-catatan Cina kuno, terdapat banyak kesaksian dari orang-orang yang mengaku pernah menyaksikan naga mistik. Salah satu yang paling misterius dari peristiwa yang pernah dicatat adalah peristiwa "naga yang berjatuhan". Tercatat bahwa terkadang masyarakat dapat menyaksikan adanya naga yang jatuh ke tanah dalam kondisi tertentu.
Peristiwa termodern menyangkut peristiwa ini adalah pada Agustus 1944. Seekor naga hitam diberitakan jatuh ke tanah di desa Weizi di halaman rumah keluarga Chen, sekitar 9,4 mil barat laut wilayah Zhaoyuan, di sebelah selatan sungai Mudan di propinsi Heilongjiang. Naga hitam itu ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Para saksi mata mengatakan bahwa makhluk ini memiliki tanduk di atas kepalanya, sisik yang menutupi seluruh tubuhnya dan memiliki bau seperti ikan yang menarik lalat untuk mengerumuninya.
"Naga Tibet" sepertinya tidak akan berhenti membuat kita bertanya-tanya. Apakah makhluk misterius tersebut benar-benar ada?

Monster Aneh terdampar di pantai Guinea

Pada tanggal 14 Mei tahun 2007, penduduk sekitar pantai Guinea, Afrika Barat dikejutkan dengan terdamparnya seekor Monster aneh yang tidak dikenal. Makhluk ini berada dalam kondisi hampir membusuk yang mengindikasikan bahwa makhluk ini telah mati sebelum terdampar. Makhluk ini memiliki empat kaki sirip, ekor dan bulu-bulu yang panjang. Para ilmuwan yang menyelidiki mengatakan bahwa makhluk ini pernah terlihat sebelumnya, namun hingga saat ini jenisnya masih belum terklasifikasi oleh sains modern.

Bangkai Misterius dari Inggris

Pada 24 Agustus 2008, di kota Kingston, Inggris, dipamerkan sebuah mayat misterius. Mayat tersebut berasal dari hewan yang tidak dikenal dan Masyarakat Inggris menjulukinya "little Doug".

Mayat tersebut terawetkan dengan sempurna dan dipamerkan di Hull's Maritime Museum. Para ilmuwan menggaruk-garuk kepala melihat keanehan pada mayat tersebut. Bentuk kepalanya seperti kuda, namun tubuhnya sama sekali berbeda. Yang lebih aneh adalah ia memiliki telapak tangan persis seperti manusia.
Sayang, sumber penemuan mayat tersebut tidak pernah dipublikasikan secara luas sehingga menimbulkan spekulasi bahwa mayat tersebut adalah hoax. Mungkin suatu hari informasi itu akan dipublikasikan secara luas.

Melihat mayat tersebut, saya teringat pada satu makhluk legendaris yang termasuk kedalam deretan hall of fame Kriptozologi, makhluk yang menteror New Jersey pada abad ke-18 hingga abad ke-20, yaitu JERSEY DEVIL.

Mayat putri duyung dari Parangtritis

Kita sudah sering mendengar tentang mayat putri duyung tipuan. Namun kini di Indonesia ditemukan satu mayat putri duyung. Warga menyebutnya jenglot putri duyung.
Mayat tersebut ditemukan oleh Raden Penewu Surakso Tarwono atau biasa disapa Mbah Nono juru kunci pantai laut selatan, Parangtritis , Yogyakarta. Berikut kutipan dari Dekrit.com :

Mbah nono menceritakan asal mula penemuan itu. Seperti biasanya, malam itu Kamis (12/2) sekitar pukul 02.00 WIB, ditemani salah seorang rekannya yang juga senang menjalani ritual di Pantai Parangtritis bernama Riyan (40), Mbah Nono laku olah batin di Kali Mati yang ada tepi pantai Parangtritis.

“Saat kami tengah ritual di pantai, mendadak datang seorang laki-laki berpakaian serba putih yang datang dari arah laut memberikan perahu yang terbuat dari mancung kelapa. Usai menyerahkan perahu, ia hanya mengucapkan perkataan "titip iki rumaten, titip ini rawatlah". Lelaki yang layaknya seorang ulama itu berjalan di atas air laut dan menuju ke perahu yang dinaikinya.

"Anehnya, tak lama kemudian baik perahu maupun lelaki berjambang putih itu pun lenyap di telan kegelapan malam bersama perahunya,”terang Mbah Nono panjang lebar seraya menunjukkan kedua tangannya yang merinding manakala harus menceritakan lagi kejadian aneh yang pernah dialami.
Meski saat itu sedikit agak gelisah, Mbah Nono pun memberanikan diri untuk bertanya untuk apa mancung diberikan kepadanya. Saat itu, Mbah Nono dan rekannya tidak mendapatkan jawaban apa pun. Laki-laki berpostur tinggi besar dengan busana serba putih itu hanya diam tanpa berkata sepatah kata pun.

Ternyata dua mancung yang saling mengkait menutup rapat itu hanya berisi gundukan pasir laut. Selang beberapa saat usai membersihkan pasir dari mancung sepanjang 35 Cm dan Lebar 5 Cm itu Mbah Nono pun dibuatnya terkesiap manakala dilihatnya ada wujud putri duyung di dalamnya.
Setelah kembali dilakukan tayuh, makhluk yang dikalungi pada lehernya dengan untaian Bunga Kantil serta merta berkata bahwa ia bernama Nyai Saidah yang berasal dari Kandang Haur, Pelabuhan Ratu, Jawa Barat.
Namun karena kebingungan cara menyimpannya, Mbah Nono kemudian melarung mayat tersebut ke Pelabuhan Ratu supaya makhluk itu kembali ke asalnya.